HomeLIFESTYLE6 Tempat yang Mesti Kamu Kunjungi Saat ke Banjarmasin

6 Tempat yang Mesti Kamu Kunjungi Saat ke Banjarmasin

SHARE THIS:

Bagi kamu yang suka traveling pastinya tidak boleh melewatkan untuk datang ke Banjarmasin. Kota ini merupakan salah satu pintu gerbang dalam kegiatan ekonomi nasional, dan juga mempunyai kondisi geografis yang sangat eksotis.

Banjarmasin dikenal sebagai kota sungai, karena memang ada puluhan sungai yang mengalir di Banjarmasin. Salah satu sungai terbesar adalah sungai Martapura, yang digunakan sebagai transportasi dan tempat berlangsungnya kegiatan sehari-hari.

Nah, bila kamu berkunjung ke kota Banjarmasin, ada enam tempat yang tidak boleh kamu lewatkan lho. Apa saja?

Pasar Terapung di Lok Baintan

Kalau kamu selama ini mengenal pasar berada di darat, maka di Banjarmasin kamu bisa merasakan sensasi belanja di pasar terapung. Salah satunya di Sungai Martapura.

Pembeli dan pedagang berada dalam perahu masing-masing. Transaksi pun berlangsung di atas perahu. Penjual dan pembeli sama-sama digoyang riak sungai.

Tahukah kamu, bahwa pasar terapung ini sudah ada sejak zaman Kesulatanan Banjar lho. Barang dagangan berupa hasil bumi dan kebun yang dibawa penduduk dari hulu mudah dibawa menggunakan perahu. Ada banyak barang yang dijual, mulai dari sayur mayur, buah-buahan, kue-kue tradisional dan lainnya.

Museum Wasaka

Museum ini beralamar di Jalan Kampung Kenanga Ulu RT 14, Banjarmasin. Wasaka merupakan singkatan dari Waja Sampai Ka Puting yang berarti tetap bersemangat dan kuat bagaikan baja dari awal sampai akhir.

Wasaka merupakan pedoman perjuangan rakyat Kalimantan Selatan. Museum Wasaka menyimpan banyak benda bersejarah terkait perjuangan rakyat Kalimantan Selatan melawan penjajahan Belanda. Wisatawan dapat melihat koleksi senjata-senjata modern hingga tradisional rakyat Banjar. Seperti senapan angin yang badannya dari kayu. Ada juga pakaian barajah yang bertulisan mantra-mantra tertentu agar pemakainya kebal dari serangan musuh. Pakaian barajah ini seperti baju kaus dalam, baju luar, ikat kepala dan babat.

Masjid Sultan Suriansyah

Masjid ini merupakan masjid tertua di Kalimantan Selatan dan salah satu masjid paling bersejarah lho. Masjid ini dibangun pada era Kerajaan Banjar di masa pemerintahan Sultan Suriansyah (1526-1550) yang merupakan Raja Banjar pertama menganut agama Islam.

Diperkirakan usai masjid ini mencapai 500 tahun dan termasuk salah satu masjid tertua di Indonesia. Bangunan Masjid Sultan Suriansyah yang beralamat di Jalan Kuin Utara, berarsitektur khas Banjar, yakni berkonstruksi panggung dan beratap tumpang. Meski beberapa kali dipugar, nuansa kekunoan masjid tetap terjaga. Sejumlah daun pintu berukir peninggalan awal, meski tak difungsikan lagi, tetap dijejerkan di sekitar dinding masjid. Mimbar kuno dari kayu ulin pun tetap dipertahankan. Sekitar 200 meter dari lokasi masjid terdapat kompleks makam Sultan Suriansyah.

Kampung Batik Sasirangan

Kampung Batik Sasirangan berada di Komplek Madani/Mandiri IV Blok B7, Jalan Sultan Adam, Banjarmasin. Kain Sasirangan biasanya digunakan untuk upacara adat suku Banjar. Sasirangan berasal dari kata menyirang (menjelujur), di mana proses pembuatan kain tersebut adalah menjelujur yang diikat dengan tali raffia dan dilanjutkan dengan dicelup. Awalnya kain ini dikenal sebagai kain untuk “batatamba” atau penyembuhan orang sakit dan harus dipesan khusus.

Warna dan motif yang terdapat pada kain ini memiliki arti tersendiri. Misalnya kain warna hijau merupakan simbol bahwa pemakainya sedang dalam proses mengobati penyakit lumpuh atau stroke. Sementara warna hitam merupakan simbol bahwa pemakainya sedang dalam proses mengobati penyakit demam dan kulit gatal-gatal. Kini batik sasirangan berkembang dan dicari warga Banjarmasin dan wisatawan sebagai buah tangan alias oleh-oleh khas Kalimantan. 

Menara Pandang

Ada yang menarik di Banjarmasin saat ini, yaitu ada Menara Pandang baru yang diresmikan pada Juni 2014. Dari puncak menara ini kita bisa melihat dan menikmati pemandangan indah Kota Banjarmasin dan Sungai Martapura.

Menara yang beralamat di Jalan Kapten Tendean ini berlantai empat. Di bagian atas ada area terbuka. Ini tempat favorit pengunjung.

Selain itu, di kanan kiri area terdapat banyak penjual yang menjajakan berbagai macam kuliner. Sangat cocok menikmati suasana malam Kota Banjarmasin di tempat ini.

Bekantan

Ikon baru Kota Banjarmasin ini tak jauh dari Menara Pandang. Bekantan (Nasalis larvatus) merupakan hewan khas Kalimantan. Dengan tinggi 6,5 meter dengan berat hampir 7 ton ini, patung bekantan ini dalam posisi duduk dengan tangan kanan menggaruk kepala, sementara tangan kiri memegang buah rambai. Yang menarik pengunjung adalah semburan air dari mulut bekantan.

Kunjungi tempat ini pada sore hari dan menjelang malam, patung bekantan terlihat dipenuhi warga Banjarmasin dan wisatawan. Tujuannya berfoto di depan bekantan yang disoroti lampu warna warni.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Melancong ke Banjarmasin? Wajib Datangi 6 Tempat Ini” Penulis: I Made Asdhiana

SHARE THIS: