HomeEVENTBerbelanja di Festival Pasar Terapung Banjarmasin

Berbelanja di Festival Pasar Terapung Banjarmasin

SHARE THIS:

Pada tahun ini Festival Pasar Terapung Banjarmasin diadakan selama tiga hari dari 23 sampai 25 Agustus. Pada tahun-tahun sebelumnya festival serupa mengalami sukses besar menarik pengunjung sekaligus mengenalkan budaya Banjar. Acara ini berpusat di Pasar Apung Siring yang ada di jalan Pirre Tendean, Banjarmasin.

Festival Pasar Terapung menjadi destinasi wisata yang menjanjikan pengalaman berkesan karena pengunjung akan difasilitasi perahu Jukung. Ini adalah upaya dari pemerintah setempat agar wisatawan bisa dengan mudah ikut merasakan salah satu kebudayaan Banjar tersebut. Di hari biasa pengunjung sebenarnya bisa saja ke Pasar Apung Lok Baintan atau Mura Kuin, tetapi mesti menyewa perahu sendiri.

Festival tahun ini masih menggunakan tempat yang sama seperti tahun lalu, yaitu di pusat Kota Banjarmasin, tepatnya di depan bekas Kantor Gubernur Kalimantan Selatan. Sungai yang digunakan adalah anak Sungai Barito, yaitu Martapura yang membeloh pusat kota Banjarmasin. Selain pasar terapung, festival juga akan menggelar lomba hias Jukung, karnaval fashion, festival kuliner, hingga festival kain tradisional Banjar.

Lomba hias Jukung cukup menarik disaksikan karena menyuguhkan berbagai ornamen unik yang menyemarakkan festival. Untuk diketahui bahwa Jukung adalah perahu kecil yang biasa digunakan masyarakat Banjar mengarungi sungai. Dengan perahu ini para pedagang mengangkut dagangannya ke pasar apung. Di masa lalu Jukung biasanya menggunakan dayung sebagai alat pendorong, tapi seiring perubahan zaman mesin diesel kini banyak dipakai.

Dengan banyaknya acara yang dihelad, wisatawan bisa berbelanja berbagai macam cindera mata di sana. Karena di pasar terapung produk yang dijajakan lebih pada sayur, buah, jajanan lokal dan kebutuhan dapur. Sedang di festival ini selain bisa mencicipi berbagai makanan khas Banjar pengunjung bisa melihat dan membeli bermacam kain tradisional.

Salah satu kain tradisional yang biasa menjadi incaran pengunjung adalah kain Sasirangan. Kain ini bentuknya memanjang dan bisa dipakai untuk selendang, ikat kepala, atau sekadar aksesoris. Di masa lalu kain ini keramat dan dipercaya mampu mengusir roh halus. Selain itu kain ini hanya boleh dipakai pembesar istana Banjar.

Warna kain Sasirangan biasanya cukup mencolok dengan motif khas garis-garis membujur. Kain ini adalah aset daerah sehingga khas sekali motifnya. Dulu tidak semua orang boleh membuat kain ini, kepercayaan lokal meyakini bahwa jika bukan bangsawan pembuatnya akan menerima kutukan.

Kini Festival Pasar Terapung Banjarmasin telah masuk dalam kalender wisata nasional. Sehingga kemungkinan besar akan ramai sekali. Diperkirakan akan ada 1000 pedagang yang ikut berpartisipasi dalam pasar apung. Pastikan ketika kamu berkunjung ke festival ini membawa cukup bekal dan kamera yang bagus agar bisa mengabadikan aneka warna Jukung dan semarak pedagang di pasar apung.[]

SHARE THIS: