HomeADVERTORIALNasib Para Veteran Banjarmasin Di Era 4.0

Nasib Para Veteran Banjarmasin Di Era 4.0

SHARE THIS:

Sudah tujuh dekade Indonesia merdeka. Banyak perubahan yang telah terjadi di Indonesia, baik dari segi pembangunan, teknologi, hingga perekonomiannya. Tentu kita semua tahu bahwa Indonesia bisa merdeka berkat jasa para pahlawan. Namun, kita sering lupa kalau kemerdekaan Indonesia bukan semata berkat jasa pahlawan, melainkan juga berkat jasa para veteran (prajurit).

Berbeda dengan jasa pahlawan yang selalu dikenang di setiap memperingati hari kemerdekaan Indonesia, jasa para veteran masih sering dilupakan. Para veteran yang masih hidup hingga saat ini pun masih kurang diperhatikan. Dikutip dari merdeka.com, seorang veteran bernama Rasmad yang berdomisili di Depok. Di usianya yang sudah tua, Rasmad masih harus bekerja serabutan menjual motor bekas butut dan jas hujan. Selain Rasmad, ada seorang veteran bernama Anwar yang menjadi seorang pengemis.

Menyikapi nasib para veteran, muncul sebuah organisasi “Sahabat Veteran” yang didirikan oleh Kriswiyano Muliawan Wiyogo bersama teman-temannya. Organisasi yang biasa dikenal dengan SaVe itu melakukan kegiatan seperti mengadakan pemeriksaan gratis untuk para veteran dan merenovasi rumah mereka.

Sebenarnya pemerintah sendiri sudah memiliki peraturan yang mengatur tentang kesejahteraan para veteran. Dimulai di era Soekarno, pada 1 tanggal 2 April 1957 Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden RI No. 103 tahun 1957 tentang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan mengakui sebagi satu satunya badan yang mewakili kaum Veteran dalam hubungan dengan Instansi-Instansi Pemerintah dan Organisasi-Organisasi Veteran Internasional.

Teranyar, kesejahteraan para veteran diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2018 tentang Veteran Republik Indonesia. PP ini merupakan pembaharuan d ari PP sebelumnya, yakni Nomor 67 Tahun 2014 tentang hal yang sama. Melalui PP itu, dana kehormatan dan tunjangan bagi para Veteran Pembela Kemerdekaan RI, Veteran Anumerta Pembela Kemerdekaan, Veteran Anumerta pejuang kemerdekaan beserta janda, duda dan anak yatim piatu mereka, mengalami kenaikan sebanyak 25 % yang dibayarkan mulai bulan Januari 2019.

Di Banjarmasin, selain mendapat hak kesejahteraan dari pemerintah pusat, para veteran Banjarmasin juga mendapat beberapa hak istimewa. Pada HUT RI ke-74, 17 Agustus 2019 lalu, Pemko Banjarmasin mengeluarkan sebuah kebijakan bahwa para veteran dibebaskan dari kewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan iuran PDAM. kebijakan ini berdasarkan pada Peraturan Walikota (Perwali) Banjarmasin Nomor 62 Tahun 2019.

Kemudian setiap hari pahlawan (10 November), Pemko Banjarmasin juga rutin memberi santunan kepada para veteran dan ahli warisnya. Santunan tersebut berupa sembilan bahan pokok dan sejumlah uang tunai.

SHARE THIS: