HomeADVERTORIALSEKOLAH INKLUSI BANJARMASIN, WUJUD KESETARAAN PENDIDIKAN

SEKOLAH INKLUSI BANJARMASIN, WUJUD KESETARAAN PENDIDIKAN

SHARE THIS:

Jika selama ini Anak Difabel (Anak Berkebutuhan Khusus) biasa bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB), berbeda dengan Anak Difabel di Banjarmasin. Dikarenakan Banjarmasin sudah memiliki Sekolah Inklusi. Perlu diketahui bahwa sekolah inklusi merupakan sekolah yang menerapkan pendidikan berbasis inklusi yang mana anak difabel bisa bersekolah umum, bercampur dengan anak non difabel.

Sekolah inklusi merupakan langkah pemerintah dalam mewujudkan kesetaraan pendidikan. Seperti yang dilansir oleh Antaranews.com, Pemerintah Kota Banjarmasin akan fokus untuk menyamaratakan hak warganya. “kami ingin tidak ada perbedaan antara anak difabel dengan anak non difabel. Semua mempunyai hak yang sama. Jika orang lain bisa hidup nyaman di kota ini, maka anak difabel pun juga harus nyaman tinggal di kota ini”, tutur Ibnu Sina, Walikota Banjarmasin pada peringatan Hari Disabilitas Internasional 2018.

Demi mendorong terciptanya kesetaraan pendidikan, Pemerintah Kota Banjarmasin mewajibkan setiap kecamatan memiliki sekolah inklusi. Hingga saat ini, sudah ada sekira 400 sekolah inklusi, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA/SMK. Kehadiran sekolah inklusi ini juga ditunjang dengan adanya sarana sekolah yang aksesibel serta tenaga pengajar ahli.

Diharapkan dengan adanya sekolah inklusi dapat menghilangkan stigma negatif terhadap difabel. Selain itu, anak difabel bisa bersekolah di sekolah yang dekat dengan tempat tinggalnya. Tidak perlu ke Sekolah Luar Biasa (SLB) yang letaknya cukup jauh bila dijangkau oleh sebagian anak difabel.

SHARE THIS: